Hobi Menulis Blog Terapkan Juga Etikanya

Hobi menulis blog adalah suatu kegiatan yang masih cukup digandrung bagi sebagian orang. Selain menjadi wadah personal branding dapat pula dipergunakan untuk sarana pemasaran bisnis yang cukup menguntungkan. Namun perlu diingat, meskipun blog bersifat milik pribadi tetap ada etika yang perlu diperhatikan, kira-kira apa saja kah itu?

Para penulis blog atau biasa dikenal sebagai seorang blogger bisa berasal dari berbagai kalangan. Maka dari itu, wajar meski tidak memiliki latar belakang jurnalistik, seseorang tetap bisa membuat sebuah karya tulisan lewat situs pribadi mereka, sayangnya tak sedikit yang tidak memperhatikan aturan.

Ketentuan menghasilkan sebuah karya di website pribadi bukan hanya sekadar menulis dengan menerapkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), diksi, dan gaya bahasa. Terpenting juga memperhatikan suatu perbuatan baik atau buruk yang semustinya dilakukan juga dihindari.

Meski tidak ada ketentuan baku yang mengatur seorang blogger, setidaknya ada beberapa tindakan dasar yang perlu disepakati dalam menulis blog, yakni:  

Mencantumkan Sumber

Sering kali seorang penulis blog memerlukan data pendukung untuk menjadikan tulisannya menjadi lebih berkualitas, seperti mengutip teori tertentu, mencantumkan angka, atau mengambil gambar.

Namun perlu diingat, setiap kita ingin mengutip sesuatu pastikan selalu mencantumkan sumber karena hal tersebut telah diatur secara hukum yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UUHC”).

Secara etika dan moral mencantumkan sumber data dalam tulisan di blog sangat penting dilakukan, selain untuk menghindari perkara hukum, tentunya sebagai bentuk apresiasi serta menghormati karya orang lain. Selalu cantumkan asal informasi, seperti nama penulis, alamat website di mana kita mengutip, jika memungkinkan bisa membuat link eksternal.

Menghindari Plagiat  

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring, arti kata plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri.

Singkatnya palgiat merupakan kegiatan menjiplak karya orang lain dan diakui menjadi milik kita. Hal tersebut tentu merugikan pemilik karya asli, tentunya juga merugikan diri sendiri karena saat copy paste (bahasa kekiniannya) jika ketahuan akan berhadapan dengan sanksi hukum dan pembaca meragukan kualitas kita sebagai penulis.

Meminta Izin

Poin ketika ini saling berkaitan dengan dua poin selumnya, lagi-lagi ketika kita berbicara etika sangat penting untuk menghargai orang lain. Semuanya juga untuk kebaikan bersama agar kita merasa tenang saat mengutip sumber.

Jika memang memungkinkan mintalah izin terlebih dahulu dari pemilik asli informasi, apalagi ketika mengambil sumber dari sosial media, sudah barang tentu untuk meminta izin langsung dari orang yang bersangkutan, apakah berkenan atau tidak. Tentu kita pun tidak maukan dijadikan objek begitu saja tanpa izin kan?

Baca juga : Menemukan Keunggulan dari Mengenal Diri

Tidak Meresahkan

Memiliki situs pribadi memang diperkenan menulis sesuai dengan minat dan niche (tema atau topik khsus blog) yang sudah kita tentukan, namun bukan berarti terlalu bebas hingga lewat batas. Tetap ada diperhatikan layaknya media profesioanl kita juga perlu menganalisa apakah tulisan yang kita muat menyinggung atau bahkan merugikan orang lain.

Terlebih saat ini sudah diberlakukannya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) No. 19 Tahun 2016 yang mengatur tentang konten kesusilaan, kekerasan, penghinaan/pencemaran nama baik, atau menyinggung yang berkaitan dengan SARA (Suku, Agama, Ras Antargolongan). Mengingat blog kita dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja, jangan sampai kita merugikan pembaca kita.

Manfaat Menerapkan Etika Dalam Menulis Blog

Itulah beberapa etika yang sebaiknya kita lakukan jika sedang mengandrungi hobi menulis blog. Mari bersama kita budayakan komunitas blogger menjadi wadah yang dapat memberikan manfaat dan peluang seluas-luasnya.

Jika ada pendapat lain atau pun ingin menambahkan, semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk kita semua.  

3 pemikiran pada “Hobi Menulis Blog Terapkan Juga Etikanya”

Tinggalkan komentar