Menemukan Keunggulan dari Mengenal Diri

Bagimana bisa menemukan keunggulan dari mengenal diri, sedangkan ketika dihadapkan dengan pertanyaan “apa sih yang jadi keunggulan kamu?” sering kita menemukan kesukaran dalam menemukan jawabannya. Apa mungkin kita punya kelebihan seperti yang dimiliki orang lain? 

Bahkan sering kita jatuh iba pada diri sendiri karena terlalu membandingkan bahkan sampai iri hati dengan orang lain. Mengapa mereka bisa begitu banyak memiliki potensi yang dapat dibanggakan dan mengantarkan pada kesuksesan.

Terlebih ketika sudah memasuki era digitalisasi, di mana mengeksiskan diri gencar sekali dilakukan dalam platform social media. Menampilkan aktualisasi diri memang sudah menjadi bagian dari kebutuhan manusia seperti yang diungkapkan Abraham Maslow dalam teori hirarki kebutuhan.

Bagai pisau bermata dua, kegiatan ini tentu memunculkan dampak positif sekaligus negatif. Bagi mereka yang sudah mengenal apa yang “dimilikinya” tentu hal tersebut menjadi nilai jual untuk disampaikan. Bagaimana dengan mereka yang belum menemukan atau bahkan insecure dengan kemampuannya?

Setiap Orang Bisa Jadi Unggul 

Sebelum terlalu jauh kita terlena akan kesuksesan yang dipamerkan orang lain di sosial media bukan kah lebih baik kita fokus pada diri sendiri untuk mencari tahu potensi yang bisa kita kembangkan untuk meraih kesuksesan.

Tuhan menciptakan tiap individu dengan karakteristik dan kemampuan yang berbeda, maka dengan perbedaan tersebut seharusnya tiap individu mampu mengoptimalkan potensi dalam dirinya masing-masing hingga bisa bermanfaat untuk dirinya, orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Setiap orang bisa jadi unggul dengan cara dan jalannya sendiri. Jangan mau kalah akan kemelut batin dan dilematis dalam fikiran. Mungkin memang ada beberapa di antara kita yang sukar menemukan potensi dalam diri. Namun, bukan berarti tidak ada kan. Ada, hanya saja belum menyadari dan dimaksimalkan.

Untuk mencaritahu perlu usaha untuk mengenal siapa diri kita sebenarnya. Berikut cara menemukan keunggulan dari mengenal diri:

Menilai diri sendiri

Luangkan waktu di mana kita dapat berfikir secara jernih dan leluasa untuk dapat menggali atau mengevaluasi apa yang sudah kita kerjakan dan lakukan sejauh ini. Cobalah lihat kedalam inti diri kita, perhatikan kegemaran, ketidaksukaan, minat, dan berbagai hal lain. Sekecil apapun itu cobalah untuk menuangkannya dalam sebuah daftar catatan.

Tanyakan saran dan pendapat

Bila masih sulit menemukan atau ragu dengan apa yang ada pada diri kita. Cobalah untuk menemukan dari sudut pandang lain. Caranya mintalah penilaian dari luar secara objektif. Tanyakan orang-orang terdekat yang memang sudah mengenal dan paham betul dengan karakter kita, gali soal sudut pandang mereka terhadap diri kita.

Mintalah bantuan profesional

Untuk memvalidasi diri kita dengan lebih terukur, ada baiknya juga memerlukan peran seorang ahli profesional, seperti menemui psikiater atau psikolog. Selain bisa berkonsultasi, kita juga dapat melakukan serangkaian tes kepribadian, seperti tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI). Tujuan dari melakukan tes ini adalah untuk mengetahui kepribadian dan psikopatologi (mengetahui penyakit atau gangguan pada mental).  

Menjadi Pribadi yang Unggul

Jika sebelumnya membahas mengenai cara untuk mengenali dan mencari tahu potensi dalam diri, lantas apa langkah selanjutnya? Tentu adalah bagaimana kita bisa memaksimalkan sebaik mungkin kemampuan yang memang sudah ada pada diri kita.

Sebagai contoh, seseorang mungkin memiliki keahlian pada sisi kreativitas, tetapi ia masih perlu mengoptimalkan agar tidak sia-sia begitu saja. Perlu upaya agar kemampuannya dapat bermanfaat, hal ini bisa diperoleh dengan mengasah softskill dan hardskill, yakni perpaduan antara ilmu, keterampilan, bakat, pengalaman, sikap dan etika. 

Berikut tips yang dapat dilakukan agar menjadi pribadi yang unggul, antara lain:

-Meningkatkan rasa percaya diri dan hindari rasa takut

-Selalu bersyukur dan tanamkan rasa empati

-Manfaatkan selalu peluang yang datang

-Selalu terbuka dengan pendapat orang lain

-Bangun relasi dan komunikasi yang baik

-Jangan lelah untuk selalu belajar dan mencari tahu

Cara-cara di atas bisa kita terapkan, namun perlu diingat untuk mencapainya tidak bisa diperoleh secara instan. Perlu upaya yang giat dan konsisten, tentunya kita juga perlu memiliki tujuan untuk menggapainya. Jika memiliki cara atau tips lain yang bisa dibagikan, jangan sungkan untuk berdiskusi bersama.

Tinggalkan komentar